Hubungan Sastra Lama Dan Baru Berdasarkan Ciri-Cirinya Disertai Contoh


Hubungan Sastra Lama Dan Baru Berdasarkan Ciri-Cirinya Disertai Contoh.

Salam Hangat Dan Hormat

Karya sastra merupakan sebuah warisan budaya yang berkembang di suatu masyarakat. Indonesia mengenal beragam Karya sastra atau sastra lama yang saat ini terus mengalami perubahan dan penikmatnya semakin berkurang. Bisa jadi disebabkan oleh pergeseran waktu yang berdampak dari kebiasaan dalam berkehidupan. Sebelumnya sastra lama muncul sebagai bentuk lisan yang baku disampaikan secara berulang. Namun, perubahan media penyampaian membuat sastra lama tergerus oleh bentuk-bentuk sastra baru yang lebih fleksibel dan dapat diterima secara universal.

Untuk Mengetahui dan melihat hubungan antara sastra lama dan baru berikut ini pemaparannya.

Hubungan Sastra Lama Dan Baru oleh www.halleykawistoro.com


Pengertian Sastra Lama Secara Umum

Sastra lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari kebudayaan Eropa. Sastra lama disampaikan secara lisan karena pada zaman dulu masyarakat belum mengenal bentuk tulisan.

Sastra lama merupakan karya sastra yang berbentuk lisan atau sastra melayu yang terjadi dari hasil ucapan orang zaman dulu. Cerita-cerita yang dituturkan banyak mengandung pelajaran dan nilai-nilai luhur bagi masyarakatnya.

Sastra lama tumbuh dan berkembang seiring dengan kondisi mssyarakat pada zamannya. Oleh karana itu sastra lama mempunyai nuansa kebudayaan yang kental dan memiliki corak yang lekat dengan nilai dan adat istiadat yang berlaku di dalam suatu daerah atau masyarakat tertentu. Keanekaragaman budaya yang dimiliki suatu masyarakat, maka akan memperkaya khazanah kesusastraan masyarakat itu sendiri.

Ciri-Ciri Karya Sastra Lama
  1. Anonim (Tidak dikenal nama pengarangnya)
  2. Merupakan sastra lisan (disampaikan lewat mulut kemulut)
  3. Sangat terikat oleh aturan-aturan yang ada (terutama puisi)
  4. Sifatnya sertaris (tidak berkembang)
  5. Dibidang prosa kebanyakan bersifat khayal.
  6. Ceritanya kebanyakan berpusat pada istana (istana sentris)
  7. Merupakan milik Bersama.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk sastra lama:

1)      Hikayat
Berasal dari India dan Arab, berisikan cerita kehidupan para dewa, peri, kerajaan yang memliki kekuatan gaib. Kesaktian yang dimilki seseorang yang menjadi tokoh dalam sebuah hikayat terkadang tidak masuk akal. Namun, tokohnya banyak mengambil dari tokoh-tokoh sejarah seperti Hikayat Si Pitung dan Hikayat Si Miskin.

2)      Sejarah
Merupakan salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah yang pernah terjadi. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Biasanya terdapat juga silsilah raja-raja yang ditulis oleh para sastrawann masyarakat lama.

3)      Kisah
Kisah merupakan cerita tentang perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. Seperti Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan.

4)      Dongeng
Dongeng Adalah salah satu cerita yang bersifat khayalan. Dongeng sendiri banyak ragamnya, seperti fabel, mitos, pararel dan dongeng jenaka.

Pengertian Sastra Baru Secara Umum

Prosa baru merupakan karya sastra yang muncul setelah mendapat pengaruh dari kebudayaan Barat. Karya-karya prosa yang dihasilkan oleh masyarakat baru Indonesia mulai fleksibel dan bersifat universal dan dapat dinikmati oleh masyarakat lebih luas.

Ciri-Ciri Karya Sastra Baru
  1. Pengarang dikenal oleh masyarakat luas
  2. Bahasanya tidak klise
  3. Proses perkembangan dinamis
  4. tema karangan bersifat rasional
  5. bersifat modern / tidak tradisional
  6. masyarakat sentris (berkutat pada masalah kemasyarakatan)

Bentuk-bentuk sastra baru :

1)      Roman
Roman adalah bentuk sastra baru yang mengisahkan kehidupan  pelaku utamanya dengan segala suka dukanya.

2)      Novel
Novel berasal dari Italia, yaitu novella yang berarti berita. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik dan yang mengandung konflik.

3)      Cerpen
Cerpen adalah bentuk prosa baru yag menceritakan sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik yang mana di dalamnya, boleh terdapat pertikaian namun tidak merubah nasib pelakunya.

4)      Riwayat
Riwayat atau biografi adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiograi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia.

Setelah memahami Ciri-ciri dan contohnya. Sastra lama dan sastra baru memiliki hubungan dalam perkembangan karya sastra yang ada di Indonesia. Dilihat dari waktunya Sastra lama merupakan sastra yang tumbuh dan berkembang pada zamannya itu. Sedangkan Sastra Baru merupakan perkembangan dari sastra lama. Berkembang secara fleksibel dan diterima oleh banyak orang. Karena Sastra Baru bersifat universal sedangkan sastra lama hanya pada masyarakat zaman itu.

Perkembangan Sastra pun tidak berhenti sampai disitu. Bermunculan sastra-sastra Baru yang bersifat Modern dengan Bentuk dan Bahasa yang mengalami perubahan. Serta media penyampaian sastra itu sendiri.

Semoga tulisan ini bermanfaat

Hormat saya

Admin.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hubungan Sastra Lama Dan Baru Berdasarkan Ciri-Cirinya Disertai Contoh"

Post a Comment

Berkomentarlah Sesuai dengan Artikel di atas. Jangan berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, dan Pornografi.