Isi Surat Edaran KEMENDIKBUD Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pendidikan Darurat COVID 19

Isi Surat Edaran KEMENDIKBUD Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pendidikan Darurat COVID 19

Salam Hangat Dan Hormat

Sebelumnya setelah rapat konsuktasi Ketua Komis X yang salah satunya membidangi Pendidikan diadakan dengan Mendikbud Bpk Nadim. Diputuskan UN Tahun 2020 Dibatalkan. Ada juga Surat usulan  Peniadaan UN ujian Nasional Dari BSNP tentang UN terkait Covid 19.

Setelah Itu KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN mengeluarkan Surat Edaran Tentang Darurat Covid 19.

Berikut Ini ISI Surat KEMENDIKBUD bernomor 4 Tahun 2020
Tentang Pelaksanaan Pendidikan Selama Masa Darurat Covid 19.



Sehubungan   dengan  hal   tersebut  kami sampaikan   kepada  Saudara   hal-hal sebagai berikut:
1.      Ujian  Nasional  (UN):
a.      UN Tahun  2020  dibatalkan, termasuk  Uji  Kompetensi  Keahlian  2020 bagi Sekolah Menengah  Kejuruan;
b.      Dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan  atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih  tinggi;
c.      Dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka proses penyetaraan  bagi lulusan program Paket A, program Paket B, dan program Paket C akan ditentukan  kemudian.

2.      Proses Belajar dari Rumah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a.      Belajar    dari   Rumah    melalui   pembelajaran    daring/jarak    jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi  siswa,  tanpa  terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan  kelas maupun kelulusan;
b.      Belajar  dari  Rumah  dapat difokuskan  pada  pendidikan  kecakapan hidup antara lain  mengenai  pandemi Covid-19;
c.      Aktivitas dan tugas pembelajaran Belajar dari Rumah dapat bervariasi antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-rnasing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan  akses/fasilitas belajar di rumah;
d.      Bukti  atau produk  aktivitas  Belajar  dari Rumah  diberi  umpan balik
yang  bersifat   kualitatif  dan  berguna  dari   guru,  tanpa  diharuskan memberi  skor/ nilai kuanti tatif.

3.      Ujian  Sekolah  untuk  kelulusan dilaksanakan dengan ketentuan  sebagai berikut:
a.      Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran  ini;
b.      Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan
prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring,  dan/ atau bentuk asesmen jarak jauh  lainnya;
c.     Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna,  dan tidak  perlu  mengukur ketuntasan capaian  kurikulum secara menyeluruh;
d.      Sekolah yang telah melaksanakan  Ujian Sekolah  dapat  menggunakan nilai  Ujian Sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan  Ujian  Sekolah  berlaku ketentuan sebagai berikut:

1)      kelulusan Sekolah Dasar  (SD)/ sederajat ditentukan berdasarkan
nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal).  Nilai  semester genap  kelas  6  dapat  digunakan  sebagai tambahan nilai kelulusan;
2)      kelulusan   Sekolah  Menengah    Pertama   (SMP) / sederajat    dan Sekolah Menengah Atas (SMA)  / sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima  semester terakhir.   Nilai  semester genap kelas 9  dan kelas 12  dapat digunakan sebagai  tambahan nilai  kelulusan; dan
3)      kelulusan     Sekolah    Menengah      Kejuruan      (SMK) / sederajat · ditentukan  berdasarkan  nilai   rapor,  praktik  kerja   lapangan, portofolio  dan  nilai praktik  selama lima  semester terakhir.  Nilai semester   genap   tahun    terakhir   dapat    digunakan   sebagai tambahan nilai kelulusan.

4.      Kenaikan  Kelas dilaksanakan dengan ketentuan sebagai  berikut:
a.      Ujian akhir semester untuk  Kenaikan  Kelas  dalam  bentuk tes yang mengumpulkan  siswa tidak boleh dilakukan,  kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya Surat  Edaran ini;
b.      Ujian  akhir semester untuk  Kenaikan  Kelas  dapat dilakukan  dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring,  dan/ atau bentuk asesmen jarak jauh  lainnya;
c.      Ujian   akhir   semester  untuk   Kenaikan    Kelas    dirancang   untuk
mendorong   aktivitas    belajar    yang   bermakna,     dan   tidak   perlu mengukur ketuntasan capaian  kurikulum  secara menyeluruh.

5.      Penerimaan  Peserta  Didik Baru   (PPDB)   dilaksanakan  dengan ketentuan sebagai berikut:
a.      Dinas Pendidikan dan sekolah diminta menyiapkan mekanisme PPDB yang  mengikuti   protokol   kesehatan  untuk  mencegah  penyebaran Covid-19,  termasuk  mencegah  berkumpulnya  siswa  dan  orangtua secara fisik di sekolah;
b.      PPDB  pada Jalur  Prestasi dilaksanakan berdasarkan:
1)      akumulasi nilai rapor ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir;  dan/ atau
2)      prestasi akademik dan non-akademik di luar rapor sekolah;
c.      Pusat  Data  dan  Informasi   (Pusdatin)   Kementerian   Pendidikan   dan Kebudayaan     menyediakan   bantuan     teknis    bagi   daerah    yang memerlukan mekanisme PPDB  daring.

6.      Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Bantuan Operasional Pendidikan.
Dapat  digunakan  untuk  pengadaan  barang  sesuai   kebutuhan   sekolah termasuk untuk membiayai keperluan  dalam  pencegahan  pandemi Covid- 19   seperti penyediaan  alat  kebersihan,  hand sanitizer,   disinfectant,   dan masker    bagi   warga   sekolah    serta   untuk   membiayai    pembelajaran daring/jarak jauh.

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Isi Surat tersebut tentang 6 poin yag harus diperhatikan dalam pelaksaanan pendidikan di tingkat dasar sampai atas. Tekait dengan Pelaksaanan UN, Kegiatan Proses Belajar di rumah, Perihal Ujian Sekolah, Kenaikan Kelas Bagi Peserta Didik, Penerimaan PPDB Peserta Didik Baru, Penggunaan Dana BOS.

Silahkan Dibaca Dan Dipahami

Semoga Bermafaat.

Hormat Saya,

Admin

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Isi Surat Edaran KEMENDIKBUD Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pendidikan Darurat COVID 19"

Post a Comment

Berkomentarlah Sesuai dengan Artikel di atas. Jangan berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, dan Pornografi.