loading...

Puisi Masa Depan Pemuda Negeri: Sebagai Sebuah Catatan

Puisi Masa Depan Pemuda Negeri

Salam Hangat dan Hormat

Hiruk Pikuk Pendaftaran PNS dan BUMN maupun Lainnya yang membuka Lowongan Pekerjaan bagi pemuda pemudi terbaik negeri ini untuk berperan aktif dalam mengisi pembangunan. Namun, PNS Pegawai negeri sipil atau istilah terbarunya ASN. Aparatur Sipil Negara tampaknya Masih Menjadi Harapan Banyak Pemuda-pemudi yang ingin mendapatkan pekerjaan sesuai dengan pendidikan dan kompetensi yang dimilikinya.

Sebuah puisi berikut berhubungan dengan Hiruk-pikuk pembukaan CPNS yang terus menjadi sorotan utama bagi Pelamarnya. Seperti sebuah Masa depan yang ingin diraih hanya berdasarkan sebuah pendangan masyarakat umum bahwa kehidupan Seorang PNS aman dan nyaman. Sebenarnya ada esensi lain yang harusnya dipahami kita sebagai masyarakat.

Izinkan saya menuangkannya dalam puisi berikut ini:



Masa Depan Pemuda Negeri
Oleh : Halley Kawistoro.

Dalam diam semua seakan memendam 
Ingin Menghapus semua kelam yang didukung setiap hari
Dalam tenang semua ingin menang
Ingin Mendapat senang dan bahagia di Masa depan

Pada batas usia ada yang mengharap cemas
Pada awal selepas sarjana ada yang merasa paling juara
Pada lingkungan yang tersembunyi ada yang merasa bahagia sendiri

Semua orang tahu dan ingin mendapatkan itu
semua orang tak perduli ingin menang sendiri.
semua orang yakin dirinya layak berada di puncak 
semua dengan keyakinannya merasa sama.

Ketika kabar berita tentang pintu yang terbuka
katanya ada masa depan
katanya bisa membuat tenang
katanya akan merasa nyaman
katanya bisa dapat banyak uang
katanya bisa kaya lewat hutang
katanya ini itu. begini-begitu
semua mereka yang bersaing sudah sama-sama tahu.

Tahu untuk menerima sebuah hasil yang masih dirasa-rasa tak pantas
Merasa setiap dirinya adalah orang yang lebih pantas
berada di atas pentas 
berada di deret nama terhebat
dengan sebuah predikat.

Kehidupan ini seperti antrian dan keterasingan yang hadir dalam persaingan.
Untuk lolos bahan, ikut prajabatan, mendapat panggilan sebagai yang terhormat TUAN dengan gelar dibelakang dan menopang.

Semua cerita akan berulang meninggalkan kenang untuk yang menang
Meniggalkan duka dan luka untuk yang tak mendapat jatah

Ini adalah cerita bagi kalian pemuda dan pemudi negeri yang berharap untuk mengabdi. Tanpa perlu harus menjadi Pegawai Negeri.

November 2019.

Pesan Puisi

Semoga puisi di atas bisa anda nikmati dan menerima pesan yang ada di dalamnya. Selamat berliterasi dan Baca juga karya-karya Lainnya.

Hormat Saya,

Penulis.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi Masa Depan Pemuda Negeri: Sebagai Sebuah Catatan"

Post a Comment

Berkomentarlah Sesuai dengan Artikel di atas. Jangan berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, dan Pornografi.