loading...

Puisi Damai Negeriku

Sebagai sebuah catatan peristiwa dalam kehidupanku. Saat Pandemi ini, terjadi aksi penolakan terhadap sebuah peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Aku pun sebagai orang biasa tak tahu kebenaran atas peristiwa yang terjadi ini. Sebuah puisi ini sebagai bentuk ungkapan dari gambaran peristiwa yang terjadi di tengah pandemi ini.



Selamat Berliterasi.

DAMAI NEGERIKU

Oleh: Halley Kawistoro

Apa yang kubaca merupakan  ketidaktahuan 

Aku hanya diam saja

tak perlu berbuat apa-apa

Karena Ku tak Tahu.


Apa yang kucari tentang kebenaran

aku masih mencari

Tak bisa menemukan hal yang pasti 

karena Tak kudapatkan.


Segelintir orang memelintir negeri ini

untuk sesuatu.

Segenap orang menolak keputusan itu

untuk sesuatu

Yang berdiri ditengah-tengah membatu

tak bisa memberitahu.


Sedangkan aku dan kamu berdiri di jalan yang berbeda.

Aku hidup biasa dalam rutinitas

Kamu hidup bebas dalam beraktivitas


Cukuplah sampai kita dipertemukan kembali

bersama segelas kopi dan cemilan di sore hari

untuk sebuah cerita dan kita masih Hidup dalam kebersamaan.


Sampai kapan kisah pilu berbeda pendapat

akan terus di angkat

menjadi sebuah pangkat tertinggi untuk terus dihujat

sedangkan kita hidup ketat demi sesuap nasi dan pinggang yang ketat terikat.


Sudahi ya. jangan sia-siakan hidup dalam percobaan-percobaan

Sudahi ya, jangan abaikan masa depan yang belum terungkap

Sudahi ya, jangan jangan kita semua saling menipu sesama


pura-pura lupa menjadi paling bersih

tidak ingat dosa yang diperbuat

menipu luka yang telah di ukir

demi sebuah STATUS minus

berujung pada ketidakpuasan yang didasari kesombongan.


Damai Negeriku, Hari ini dan selamanya

Damai negeriku tanpa harus ada yang terluka

Damai negeriku dengan dasar Pancasila yang tertata

Damai negeriku untuk ku, untukmu, untuk kita semua.

Demi Mereka generasi yang lemah lembut berdemokrasi

Damai NEGERIKU SELAMANYA.

/Catatan di Oktober 2020/


Semoga harapan kita semua untuk bangsa ini, Negeri ini Indonesia yang menjadi negara maju dan besar karena manusia-manusianya yang lembah lembut dan berakal. 

ayo mari kita terus menjadi sumber daya manusia yang terbarukan dengan terus menebar kebaikan sehingga menuju sebuah negara yang punya kepedulian.

Sampai jumpa di literasi lainnya.

Hormat Saya


Admin/penulis 





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi Damai Negeriku"

Post a Comment

Berkomentarlah Sesuai dengan Artikel di atas. Jangan berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, dan Pornografi.