Puisi Canda Palsu


Puisi Canda Palsu

Salam Hangat dan Hormat
Komunikasi dalam kehidupan dipenuhi dengan warna. Banyak makna yang terkandung dalam interaksi sehari-hari. Semua perasaan hadir dalam interaksi. Salah satunya adalah Canda. Interaksi sesama manusia dengan Canda atau yang biasa dikenal sebagai gurauan. Canda atau gurauan bermakna cara untuk bermain-main sama teman, keluarga atau orang yang kita kenal akrab. Namun, Canda juga berarti cara untuk berinteraksi dengan sesama manusia dengan tujuan santai dan menghibur.

Canda seseorang juga bisa berarti kemampuan untuk membuat keadaan menjadi lebih santai. Selain itu, banyak juga orang yang menggunakan canda sebagai sesuatu yang tidak nyata dan dianggap Palsu.

Judul puisi berikut berjudul CANDA PALSU. Silahkan dibaca dan semoga bisa dinikmati.

CANDA PALSU
Oleh: Halley Kawistoro

Suara tawa Bersama wajah
Tawa yang melayang dan penuh gembira
Kata-kata tanpa batas ramai melintas
Lalu muncul seutas pesan
Saling memandang dan menjadi kenang.

Canda itu segera merayu
Memburu hati-hati yang keluh dan pilu
Canda itu sedang berlalu
Melewati hati-hati yang perih dan sedih
Canda itu sedang berkumpul
Mengelilingi hati-hati yang mengisi ruang terhutang
Canda itu sedang memeluk
Mendekap hati-hati yang takut kuat merapat.
Canda itu sedang nyata
Mengungkap hati-hati tanpa dusta lalu terbuka.

Semua canda yang diberi seperti sajian yang tertelan waktu
Riang dalam ramai, menuduh dalam sepi, menduga saat sendiri.
Semua canda yang terpatri seperti ukiran keindahan
Bahagia dalam sentuhan, mendekap dengan hangat dan luas terbentang

Semua canda seperti syair yang damai. Tanpa perlu terlihat.
Saat semua jelas. Canda menjadi palsu untuk sebuah ruang tunggu
Lalu terhapus lupa bahwa canda itu palsu dan tak nyata
Bercerita tentang kita, namun kembali berkata tentang aku.
22 Januari 2019
 
Canda Palsu oleh halleykawistoro.com


Setelah membaca puisi di atas. Semoga memberi senyum anda. Bahwa sebuah canda itu sama seperti kata-kata yang akan hilang dan berlalu saat semua sepi. Canda di anggap Palsu dan tidak nyata. Apabila canda berlalu tanpa kata-kata, tanpa peristiwa, tanpa asal-usul dan tanpa tujuan. Maka canda itu hanya cara untuk berkomunikasi dengan sebuah tujuan namun penuh kepalsuan.

Ya terlalu Panjang yang penulis utarakan. Semoga puisi di atas menjadi canda yang nyata. Salam kenal, salam literasi. Sampai jumpa di karya sastra puisi lainnya.

Hormat saya,

Penulis

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puisi Canda Palsu"

Post a Comment

Berkomentarlah Sesuai dengan Artikel di atas. Jangan berkomentar yang mengandung SPAM, SARA, dan Pornografi.